Kalau suatu saat punya kesempatan masuk ke sebuah gua, coba deh amati
bebatuan yang ada di dalamnya. Ada yang berbentuk runcing, yang
letaknya di atas langit-langit dan di lantai gua. Di pelajaran geografi,
kita lebih mengenalnya dengan istilah stalaktit dan stalakmit. Dua
jenis bebatuan ini bisa nyanyi, lho!
Stalaktit adalah
sejenis mineral sekunder (speleothem) yang menggantung di langit-langit
gua kapur. Nah, inilah yang sering kita lihat ada di langit-langit atas
gua. Sedangkan Stalakmit adalah batuan yang terbentuk di lantai gua,
hasil dari tetesan air di langit-langit gua di atasnya, letaknya ada
dibawah lantai gua. Stalaktit dan stalakmit ini masuk dalam jenis batu
tetes (dripstone).
Stalaktit dan stalakmit adalah bentuk khas
daerah Karst yang terbentuk dari proses pelarutan air di daerah kapur
secara terus-menerus. Air yang larut tersebut akan masuk ke
lubang-lubang (doline) yang turun ke gua dan akan menetes ke dasar gua.
Tetesan-tetesan tersebut akan berubah menjadi batuan berbentuk runcing.
Stalaktit membentuk batuan runcing kebawah, sedangkan stalakmit
membentuk batuan runcing ke atas. Dalam setahun, stalaktit dan stalakmit
akan bertumbuh rata-rata sebanyak 0,13 mm (0,005 inci). Saat mengalami
pertumbuhan cepat, stalaktit bisa tumbuh 3 mm (0,12 inci) per tahun.
Selain
bentuknya yang indah, ternyata ada fakta unik yang menyebutkan bahwa
stalaktit dan stalakmit ternyata bisa mengeluarkan bunyi. Di Gua
Tambuhan, di daerah Pacitan, kita bisa mendengarkan nyanyian sinden
diiringi suara musik gamelan. Uniknya suara musik gamelan tersebut bukan
berasal dari alat musik biasa, melainkan suara yang berasal dari
stalaktit gua tersebut. Saat dipukul, stalaktit tersebut akan
mengeluarkan bunyi mirip suara gamelan yang harmonis. Berbeda dengan Gua
Pindul, yang terletak di daerah Gunung Kidul yang memiliki Watu Gong
(batu Gong) yang bisa mengeluarkan bunyi mirip alat musik gong..
Stalaktit
dan Stalakmit di Gua Maharani (Jawa Timur) dan Gua Gong (Pacitan, Jawa
Timur) juga menarik untuk dikunjungi. Penasaran dengan keindahan
stalaktit dan stalaktit di dunia lainnya? Coba kunjungi gua-gua ini
Cueva Martin Infierno (Kuba), Gua Shapur (Iran Selatan), Gua Choranche
(Vercors, Perancis), Gua Altamira (Spanyol), Gua Mamonth (Amerika
Serikat), Gua Carlsbad (Perancis).
semoga bermanfaat,guys ;)
ciat ciat muah :*
jangan lupa di follow --> @hildaae_

Tidak ada komentar:
Posting Komentar